About

Selamat datang di blog busuk yang sebagian kontennya sangat tidak bermanfaat dengan bahasa yang semi vulgar dan hiperbola. Ide awal untuk pemberian nama YAOL BREWOK ini terjadi karena nama penulis sendiri adalah YAOL dan penulis juga termasuk kaum-kaum BREWOK yang sangat dibenci sebagian besar masyarakat. Banyak orang yang menilai sebelah mata kaum brewok dengan dalil-dalil orang brewok itu jorok, kotor, kurang rapi, teroris dan masih banyak lagi alasan-alasan yang nggak masuk akal menurut pemikiran saya.

Brewok menurut saya adalah karunia Illahi yang harus dilestarikan dan bukan untuk dibinasakan seperti sekarang ini. Kita lihat saja realita sekarang ini, orang brewok sangat sulit dalam hal berkarir maupun bersosialisasi karena persepsi masyarakat yang keliru dengan istilah brewok seperti yang saya jelaskan diatas. Meskipun nggak semua orang menilai brewok itu negatif tapi saya sebagai kaum brewok merasa risih dengan persepsi negatif masyarakat dengan kaum brewok.

Penulis sendiri memilik background pendidikan sosial dan berasal dari salah satu daerah yang menurut Clifford Geertz disebut dengan Mojokuto. Penulis saat ini aktif sebagai pengangguran yang hanya mengemis dollar dari si mbah Google.