Jalan-Jalan Sore ke Bukit Kura Kura Ongakan

Abis lebaran bosen juga di rumah nggak ngapa-ngapain, tiap hari aktivitas cuma ngurusin ternak sama ngurusin anak hehe. daripada bosen terus gini saya berinisiatif ngajak teman sedikit refreshing keluar rumah. Dan pilihan saya kali ini yakni ke Bukit Ongakan atau orang lebih familiar dengan nama bukit kura-kura yang berlokasi di Desa Besowo, Kec. Kepung, Kab. Kediri. Bukit Ongakan memang lagi santer-santernya menjadi lokasi selfie anak gaul Kota Kediri setelah Bukit Onga’an dijadikan lokasi shooting dalam sebuah acara My Trip My Adventure di Trans TV.
Siang saya hubungi teman saya, dan kami fix keluar pukul 3 sore. Jam 3 sore tepat alarm saya berbunyi tandanya saya harus bergegas menuju rumah teman saya untuk sedikit melepas penat, kebetulan rumah teman saya nggak jauh banget dengan tempat tinggal saya, cuma tetangga desa saja. Kami berdua berangkat mengendarai sepeda motor Yamaha X-RIDE yang secara bodi emang cocoklah buat medan sulit, sekedar saran saja buat teman-teman yang hendak main ke bukit Ongakan sebaiknya menggunakan motor trail karena medannya memang sungguh aduhai banget hehe. Baca juga: Monumen Simpang Lima Gumul
Plang penunjuk arak ke Ongakan
Jarak antara Bukit Ongakan dengan tempat tinggal saya memang nggak begitu jauh, namun medan yang ditempuh memang sangat sulit apalagi setelah memasuki kampung terakhir, yakni Besowo Timur atau warga setempat menyebutnya dengan Besowo Puso. Oiya berkat Bukit Ongakan tayang di My Trip My Adventure akses jalan di desa sekita menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Setelah kita melewati kampung terakhir, kami disuguhi jalanan dengan trek yang sangat menantang dan hanya cukup untuk 2 motor saja, namun ada juga yang memaksakan ke Bukit Ongakan menggunakan mobil tapi cuma sampai pintu gerbang saja, padahal dari pintu gerbang ke puncah masih jauh.
Tempat pertama yang saya jadikan lokasi foto-foto adalah bangunan Pos Jaga, lokasinya paling bawah sendiri setelah kita meninggalkan kampung terakhir.
Gambar lokasi Pos Jaga Bukit Ongakan
Kemudian tempat yang saya jadikan lokasi foto-foto adalah pintu gerbang masuk Bukit Ongakan, disini kita akan membayar biaya tiket masuk. Harga tiket masuk ke Bukit Ongakan sebesar Rp.5000/orang (sudah termasuk ongkos parkir). Tapi waktu itu saya cukup membayar Rp.4000 saja per orang, entah kenapa. Apa mungkin karena saya adalah warga sekitar situ kali ya hehe.
Gerbang masuk Bukit Ongakan
Tempat ketiga yang saya jadikan lokasi foto-foto adalah hutan pinus yang saat ini lagi kekinian banget foto-foto di bukit pinus yang rindang banget. Lokasi hutan pinus berada diatas setelah pintu gerbang masuk Bukit Ongakan.
Hutan pinus Ongakan
Tempat berikutnya yang saya jadikan lokasi foto-foto adalah bukit kura-kura, mungkin karena bentuknya yang seperti kura-kura kali ya jadi namanya juga kura-kura hehe. Lokasi bukit kura-kura ini berada di area sekitar puncak dari Bukit Ongakan.
Bukit kura-kura
Setelah melihat keindahan bukit kura-kura perjalanan kita berlanjut ke puncak Bukit Ongakan. Namun saya harap teman-teman untuk berhati-hati, setelah melewati bukit kura-kura kalian akan banyak menemui para begal motor yang menyuruh kalian memarkir motor kalian di tempat parkir. Sudahlah nggak perlu panik gitu, tukang begal yang saya maksud tadi adalah tukang parkir hehe. di area parkir ini kalian sudah tidak perlu mengeluarkan ongkos parkir lagi. Oiya, tukang parkirnya ramah-ramah kok, mereka juga ngingetin kita untuk turun dari puncak sebelum jam 5 sore. Karena jam 5 keatas lokasi wisata Bukit Ongakan sudah tutup. Baca juga: Lembur ngopi di Romo Kopi

Area parkir Bukit Ongakan
 Tempat terakhir yang saya jadikan foto-foto adalah puncak dari Bukit Ongakan. Dengan background langsung Gunung Kelud. Oiya sekedar info saja, jarak antara Bukit Ongakan dengan Gunung Kelud nggak begitu jauh banget. Gunung Kelud jika dilihat dari Bukit Ongakan sangat terlihat jelas. Dan pada saat Gunung Kelud meletus, warga Desa Besowo kelesuruhan diungsikan ke lokasi yang lebih aman.
Gunung Kelud dilihat dari Ongakan
Saya juga mempunyai sebuah foto terakhir yang saya dapat di puncak Bukit Ongakan, yakni foto sampah. Setelah tim My Trip My Adventure memilih Bukit Ongakan sebagai lokasi shooting, secara otomatis banyak masyarakat yang mencari-cari keberadaan Bukit Ongakan, yang juga berimbas pada ramainya pengunjung di Bukit Ongakan. Tanpa disadari ramainya pengunjung di bukit yang dulunya bersih ini, sekarang menjadi kotor akibat ulah manusia yang embuang sampah sembarangan.
Sampah di Bukit Ongakan
Mohon maaf jika hasil dokumentasi kurang memuaskan dikarenakan pada saat pengambilan gambar cuaca sedang tidak mendukung alias mendung.


EmoticonEmoticon