Lembur Ngopi di Romo Kopi

Apakabar brew, sudah sekitar satu bulan lebih saya vakum posting dari dunia blog karena lagi fokus ibadah puasa ramadhan sama lagi repot ngurusin anak hehe. Alhamdulillah puasa kali ini nggak bolong-bolong dan berjalan secara lancar. Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi tentang tempat nongkrong rekom banget dengan harga terjangkau dan yang pasti masih dalam area Kediri saja. Buat kalian pecinta kopi sayang banget kalau nggak coba kedai yang satu ini, Romo Kopi namanya. Kedai yang buka cuma waktu malam saja ini beralamat di Jl. Harinjing 580B Kepung, Kab Kediri.
Saya sudah beberapa kali mampir di Romo Kopi karena rasanya cocok banget sama lidah saya hehe. berbagai jenis kopi sudah pernah saya cicipi disini bermacam-macam, mulai kopi Aceh Gayo sampai kopi Baliem dari Papua sudah pernah saya nikmati dan yang pasti dengan berbagai metode seduh. Ada beberapa metode seduh yang sangat familiar dihati para pecinta kopi seperti Vietnam Drip, Pour Over, French Press, dan Syphon Filter. Dari beberapa metode seduh tersebut yang saya sukai adalah metode Vietnam Drip karena sangat praktis dan simple. Baca juga: Curhat malam ditemani kopi Aceh Gayo
Proses pengolahan kopi Syphon filter
Kebetulan kali ini saya ada tamu seorang teman lama dari Pekanbaru lagi main ke rumah, setelah ngobrol-ngobrol lama di ruang tamu akhirnya saya ajak nongkrong di luar saja sekalian bernostalgia. Nggak asik juga sih nongkrong di rumah hehe. Kemudian akhirnya saya ajak dia ke kedai Romo Kopi yang kebetulan nggak begitu jauh juga dari tempat tinggal saya.
French Press dan Syphon Filter di Romo Kopi
Nyampe di sana niat saya memesan kopi luwak, eh ternyata sudah habis. Akhirnya saya memesan kopi Lampung dengan metode seduh French press, kemudian teman saya memesan kopi lampung dengan metode seduh Syphon Filter atau vacum. Saya selama ini belum pernah liat cara menyeduh kopi menggunakan syphon, jadi ketika si barista lagi mengolah kopi pesenan kami, sambil saya amati deh cara pembuatan kopi menggunakan syphon. Memang sedikit ribet dan memakan waktu yang cukup lama juga sih metode seduh syphon ini. Tapi ketika siap di seduh, aroma kopi memang sangat terasa banget kualitasnya.
Tak terasa sudah berjam-jam kami berdua ada di Romo Kopi. Biar malam makin seru akhirnya saya menelepon teman saya lainnya untuk saya ajak nimbrung sekalian disini hehe. tak berselang lama tiga teman saya datang juga menghampiri kami dan saya tawarin buku menu kopi, setelah melihat pesanan kami di meja mereka juga memilih memesan kopi dengan syphon method. Tau aja kopi mahal haha.. Baca juga: Pedesnya mie Djoedes
Lembur ngopi di Romo Kopi
Oiya untuk harga kopi di Romo Kopi murah banget kok, rata-rata untuk kopi dengan metode seduh biasa alias tubruk cuma Rp. 3000/cangkir. Tergantung metode apa yang kalian pake, kalau metode French press  yang saya pesan tadi harganya sekitar Rp.25.000/porsi sedangkan untuk kopi yang menggunakan syphon filter harganya sekitar Rp. 50.000/porsi, maaf saya lupa harga pasnya, kurang lebih sekitar segitulah hehe.


EmoticonEmoticon