Memotivasi Banget! Warung Nenek Tua Depan Stadion Brawijaya

Mungkin anak gaul Kediri sudah banyak yang tahu tentang warung kaki lima ini. Memang dari segi fisik nggak ada yang istimewa sih, penjualnya juga sudah tua. Warung ini berlokasi di parkiran timur Stadion Brawijaya Kota Kediri, tepat di pintu masuk stadion. Yang jualan nenek-nenek tua gitu sendirian dan nggak ada yang bantuin entah itu anaknya atau keluarganya. Okelah karena jualannya di Stadion Brawijaya, saya sebut saja beliau Nenek Brawijaya. Soalnya saya juga belum sempat kenalan dengan beliau hehe.
Memang nggak ada yang istimewa sih dari warung ini, namun rasa iba selalu menghampiri saya ketika lewat di depan warung ini dan selalu memaksa saya untuk mampir sebentar hanya untuk meminum secangkir kopi buatannya. Rasa kopinya biasa saja, nggak ada yang istimewa begitu juga dengan menu-menu lain. Namun yang istimewa dari warung ini adalah semangat penjualnya, seorang nenek tua dengan penuh semangat untuk mencari rejeki yang halal. Baca juga: Pedesnya Mie Joedes
Nenek Brawijaya sedang menyiapkan menu

Oiya warung ini buka setiap hari kok, biasanya buka mulai jam 6 sore gitu sampe malam seperti warung-warung angkringan pada umumnya. Menu yang tersedia juga sederhana seperti aneka minuman kopi, teh, aneka es, dan minuman sachet. Ada juga menu makanan seperti mie instan gitu yang dimasak sendiri oleh nenek tua itu, sungguh salut sekali saya pada nenek seusianya yang seharusnya menikmati masa tua di rumah dan dirawat oleh anak-anaknya.
Kebetulan kemarin waktu saya ke Kediri saya juga mampir ke sana sama teman saya. Waktu saya tiba di warung si Nenek Brawijaya lagi sholat isya’ dengan cara duduk di kursi panjang yang ada di warung sambil menghadap kiblat, sepertinya Nenek Brawijaya sudah nggak ampu lagi melakukan sholat dengan berdiri. Akhirnya saya tunggu sampai Nenek Brawijaya selesai sholat. Setelah selesai sholat saya kemudian memesan menu kopi hitam 1 cangkir, es nutri sari 1 cangkir, dan mie instan goreng 1 porsi.
Selama kurang lebih satu setengah jam saya berada di warung Nenek Brawijaya sama teman saya hanya untuk sekedar ngobrol-ngobrol ringan sambil melepas penat dinginnya malam. Kebetulan selama saya disana warung juga lumayan rame kok, banyak juga anak-anak muda yang mampir ke warung rame-rame gitu, mungkin faktor lokasi yang strategis jadi pengaruh. Setelah satu setengah jam disana kemudian saya pamitan ke temen saya dan mau balik pulang ke Pare karena bini juga sudah menunggu di rumah hehe. kemudian saya bayar menu yang saya pesan tadi, nggak mahal sih menurut saya. Semua menu yang saya pesan tadi cuma Rp.13.000,-. Baca juga: Monumen Simpang Lima Gumul
Poin penting yang harus kita teladani adalah semangat untuk mencari nafkah yang halal, apalagi dilakukan oleh seorang nenek tua. Masak sih kalian sebagai orang yang lebih muda merasa malu cari duit halal meskipun hasil nggak seberapa? Terus kalian rela menjadi pengangguran cuma karena alasan gengsi? Memang era sekarang ini banyak orang-orang yang dalam mencari nafkah selalu mengambil jalan pintas tanpa memikirkan proses, pendek kata orang jaman sekarang suka cari duit secara instan. Cari pekerjaan juga yang berkelas dengan gaji tinggi, entah itu hasil dari duit halal atau haram yang penting perut kenyang, harta melimpah, dan wanita tergila-gila hehe.

16 komentar

Ya ampun usia Uda lanjut msih semangat kerja. Seharusnya usia gitu sdah tanggungan anak anak nya

Semangat untuk kita yang masih muda jangan malas. Thanks infonya gan

This comment has been removed by the author.

done
Visit & Comment back gan

http://android-alfa.blogspot.com

wah itu namanya semangat .,.,., harusnya kita anak muda harus lebih semangat lagi nih .,., menginspirasi banget min (y)

nice...,semoga selalu di beri kesehatan

Sayangnya saya blm sempat tanya2 ttg keluarganya gan.

Oke asal jangan dikerjain hehe.

Pastinya gan..
Nggak kerja, Nggak makan hehe

Makasih gan, semoga yg muda jd iri sama semangatnya tuh nenek hehe

Amin YRA
Dan dagangan nya makin laris hehe

Keren banget ya gan nenek ntu. Harusnya kita sebagai generasi muda mampu berusaha segiat atau bahkan lebih giat dri nenek tsb. Jangan mau kalah dri nenek-nenek

hehe betul gan, masak kalah sama nenek2 hehe


EmoticonEmoticon