Mereka Bilang Saya Kafir

Beberapa hari yang lalu dapat pesan whatsapp teman saya tanya-tanya tempat sablon kaos yang murah di daerah saya. Rata-rata tempat penyablonan kan cuma menerima pesanan minimal selusin tapi dia pengennya yang bijian makanya carinya sulit hehe. Rencananya entar kalau hasil bagus dan harga cocok mau dilanjut buat usaha clothing gitu sih katanya. Kebetulan istri saya punya teman yang buka usaha sablon dan asyiknya lagi bisa bijian pesennya.
Kemudian langsung deh saya hubungi tuh teman istri saya tadi untuk menanyakan harga dan bahan kaosnya. Ya menurut saya harga yang dipatok standart lah untuk kaos cotton combed 30s sebesar Rp. 70.000. Soalnya teman saya sebelumnya sudah survei dibeberapa tempat penyablonan rata-rata dapat harga diatas Rp.100.000 haha. Dan setelah saya kasih info tadi akhirnya teman saya cocok. Baca juga: Iseng-iseng berhadiah
Beberapa hari kemudian teman saya datang ke rumah saya untuk minta tolong buatin desain karena dia belum bisa desain-desain gituan. Dan mintanya aneh-aneh mulu desainnya haha. Sebenarnya cuma tulisan doang sih tapi kata-katanya itu loh yang nggak kuat haha. Jadi untuk desain depan cuma tulisan KAFIR DETECTED, kemudian bagian belakang kaos tulisan MEREKA BILANG SAYA KAFIR. Tapi salut deh nih kaos punya nilai jual menurut saya karena nih kaos menurut saya anti-mainstream. Ya maklum juga sih teman saya background keagamaannya juga kental banget makanya dia pengennya menjaring komunitas-komunitas yang berhubungan dengan tema produk dia gitu biar ntar pemasaran kaos ini juga lebih mudah.
Print out Kaos
Waktu desain ini kaos saya selingi sambil ngobrol, ngopi dan rokok pastinya hehe. kemudian saya tanya ke teman saya alasan dia pengen bikin kaos ini apa? Kok kata-katanya seperti ini? Kenapa kamu mau disebut kafir? Terus dia jawab, di dunia ini yang berhak menyebut kafir atau bukan tak lain cuma Tuhan. Manusia nggak berhak menyebut orang lain kafir karena belum tentu dia yang bilang gitu sudah benar. Jadi buat apa takut diklaim manusia sebagai kafir. Kurang lebih seperti itulah jawabannya.
Menurut saya masuk juga sih argumen dia meskipun saya cuma menilai dari segi logika karena saya masih separo penganut positivisme juga hehe. Tapi kalau dari segi agama saya kurang begitu paham dan saya sebenarnya paling anti ngomong soal agama. Kalau ngomong agama saya jadi ingat kata-kata King Diamond seperti ini “Religion has been the root of so much evil” yang kurang lebih artinya agama sudah menjadi akar dari sekian banyak kejahatan. Saya bukan mengkaliam argumen itu mutlak benar karena kebenaran cuma milik Tuhan. Disini saya melihat hanya berdasarkan realita yang terjadi sekarang ini. Banyak oknum yang mengatas namakan agama namun pada akhirnya hanya membuat kekacauan. Baca juga: Ini namanya nomaden apa gelandangan
Apalagi dengan majunya teknologi sekarang ini sering saya melihat oknum yang mengunggah postingan ke media online tentang perbedaan kepercayaan yang akhirnya menjurus pada perdebatan tidak sehat dan akhirnya menimbulkan pertikaian. Jadi kalau ngomongin agama mending no comment lah. Karena menurut saya penyebab pertikaian paling sensitif berasal dari agama dan ras.
Demikian artikel YAOL BREWOK kali ini semoga bermanfaat.