Karl Marx, Si Agen Yahudi

Free Masonry tertinggi dan pemilik modal Internasional yang menjadi kaki tangannya menggunakan beberapa gerakan kekacauan dan kekerasan dalam upaya menghancurkan sistem sosial. Jaringan gerakan ini tersebar luas di berbagai negara Eropa, terutama di Rusia dan Eropa Tengah. Perkumpulan pertama kali terungkap tahun 1829, dengan program baru yang telah dipersiapkan oleh para tokoh Yahudi, setelah disusun kembali oleh Weiz Howight, yaitu ketika seorang anggota perkumpulan berkebangsaan Inggris, Mr. Ryote pada tahun itu diutus ke New York untuk mengadakan konferensi Free Masonry. Mr. Ryote mengungkapkan susunan baru organisasi Free Masonry, dengan meleburkan semua perkumpulan lainnya, termasuk perkumpulan faham Atheisme yang ada di Eropa ke dalam satu wadah yang disebut Perkumpulan Bangsa-Bangsa, yang cabang-cabangnya didirikan di seluruh penjuru dunia dengan menamakan diri sebagai Organisasi Komunis Internasional. Dalam organisasi ini diajarkan Ideologi berdasarkan filsafat tertentu yang dijadikan sebagai landasannya. Konferensi tersebut dibebani mengumpulkan dana untuk kepentingan proyek tersebut. Lalu dibentuk komisi khusus, terdiri dari 3 orang penting, yang satu di antaranya adalah Clifton Roosevelt seorang kakek presiden AS yang kelak menjadi Presiden Amerika ke 32, yang terkenal buas dalam perang dunia II itu. Baca juga: Komunisme dan Nazisme

Buku The Communist Manifesto
Sementara itu, tokoh-tokoh Yahudi memilih seorang Yahudi Jerman Karl Marx dan Engels untuk meletakkan konsep yang dibutuhkan untuk menguasai dunia. Kedua orang ini dipanggil ke London, dan berdiam di daerah yang terkenal sebagai sarang maksiat Soho. Mereka berdua menulis buku yang dikenal dengan Das Kapital, yang nantinya dianggap sebagai kitab sucinya orang komunis. Di samping itu, mereka berdua juga menulis Deklarasi Komunis yang disebut Manifesto. Baca juga: Strategi pemilik modal internasional menguasai dunia
Tokoh-tokoh Yahudi Internasional telah banyak mengeluarkan uang untuk penerbitan dan distribusi buku tersebut ke seluruh penjuru dunia. Untuk menyebarluaskan Komunisme, perkumpulan Yahudi menggunakan gerakan kekacauan yang dikembangkan oleh tangan-tangan kotor mereka ke segenap penjuru dunia. Di samping itu, ada lagi dua perkumpulan lain, yang tampak dari luar seolah-olah saling bermusuhan, namun keduanya adalah setan-setan yang berlainan wajah dengan satu tujuan, yaitu menempatkan dunia di bawah kekuasaan Yahudi. Kedua perkumpulan itu adalah Nazisme dan Zionisme.
Demikian artikel YAOL BREWOK kali ini semoga bermanfaat.

6 komentar

Bahaya juga ini konsep yahudi :3

perlu dibasmi tuh gan supaya tdk merajalela

Wah jadi ingat pelajaran ekonomi waktu sekolah..

kaya pelajaran sejarah karl max gan hihihi mantab lah

perlu dibasmi tuh gan supaya gak merajalela


EmoticonEmoticon