Cara Memberikan Imbalan Yang Layak Kepada Orang Dekat

Manusia memang diciptakan untuk saling berinteraksi satu sama lain. Jadi wajar dong untuk saling tolong menolong antar sesama. Banyak juga contoh yang patut kita teladani tentang gotong royong ataupun tolong menolong. Intinya solidaritas harus tetap ada diantara makhluk sosial. Bayangkan saja seandainya kalian memiliki sifat individualisme yang tinggi. Artinya nggak mau membantu sesama dan juga nggak mau dibantu orang lain. Pasti bakal ribet banget kan, misal saja diantara anggota keluarga kalian ada yang meninggal terus kalian yang memandikan jenazah, mengkafani, mengubur jenazah sendiri, dst. Meskipun sekarang juga ada jasa perawatan jenazah. Tapi saya yakin nggak ada orang yang 100% seperti itu hehe. Baca juga: Trik menjadi pribadi pelit
Mungkin diantara teman – teman pernah dimintai tolong oleh saodara maupun teman. Apalagi orang tersebut sangat dekat dengan kita, pastinya kita sulit dong untuk menolaknya meskipun sebenarnya kita sendiri enggan untuk melakukannya. Kalau istilah jawanya mungkin sungkan, atau perasaan tidak enak jika kita menolaknya. Biasanya mereka meminta tolong untuk membelikan sesuatu, bisa juga melakukan sesuatu yang mereka sendiri tidak mampu untuk melakukannya sendiri. Begitu juga sebaliknya, pastinya kalian juga pernah meminta tolong kepada orang lain.
Setelah kita menyelesaikan misi kita untuk menolong sodara, pastinya mereka nggak cuma bilang terima kasih saja dong. Saya yakin tetep ada imbalan lain entah itu berupa barang, duit ataupun jasa. Nah kebetulan yang saya bahas disini adalah imbalan duit. Kenapa harus duit? Jawabannya karena urusan lancar tidak akan pernah sulit kalau ada duit, kata Endang Kurnia haha. Berikut ini saya akan membagikan pengalaman saya dalam sebuah cerita.

Teorinya:
Jika kita meminta tolong orang lain, berilah imbalan lebih atau dua kali lipat dari harga yang berlaku dipasaran berupa uang pecahan

Saya yakin jika memang mereka teman dekat kalian pasti nggak bakal mau nerima duit segitu atau yang bisa dikatakan melebihi tarif yang sewajarnya. Saya yakin mereka akan mengembalikan sisa duitnya ke kalian jika dirasa terlalu banyak.
Contoh uang pecahan Indonesia

Yang bakal saya bahas pertama adalah saat saya meminta pertolongan kepada teman dekat saya. Jadi waktu itu kebetulan charger laptop istri saya rusak dan saya bingung mau diservis dimana kebetulan di dekat rumah saya nggak ada tukang servis komputer, meskipun temen saya sebenarnya juga ada namun jauh dari tempat tinggal saya. Nah saya kemudian keinget tetangga saya yang kebetulan juga teman main saya waktu kecil hehe. Meskipun bukan servis komputer sih, jadi dia fokusnya servis barang – barang elektro gitu.kemudian langsung saja deh saya antar tuh charger bosok ke teman saya dan saya tinggal. Selang beberapa hari saya mendapatkan pesan Whatsapp dari teman saya tukang servis elektro tadi kalau chargernya sudah jadi, terus saya tanyakan berapa tarifnya. Dengan dasar sungkan tadi teman saya nggak mau nyebutin nominalnya. Okelah saya maklumi, kemudian langsung saja deh saya datang ke rumahnya dan ia waktu itu sedang tidak di rumah dan di rumah cuma ada orang tuanya. Kemudian saya menanyakan berapa ini tarif servisnya, orang tuanya cuma jawab “Halah.. berapa – berapa gitu lah wong ya cuma charger gitu doang”. Kurang lebih seperti itulah jawabannya, kemudian saya menerapkan teori saya deh akhirnya hehe. Jadi saya kasih duit Rp. 30.000 dengan pecahan Rp. 10.000 + Rp. 10.000 + Rp. 5000 + Rp. 5000. Dan akhirnya terbukti deh teori saya berhasil haha, jadi Ibunya teman saya tadi mengembalikan duit saya sebesar Rp. 15.000 atau separo dari yang saya kasihkan tadi. Oiya, Nominal yang hendak saya kasih sebesar Rp. 30.000 tadi saya nggak asal kasih harga gitu saja loh, sebelumnya saya cari referensi dong pastinya. Kebetulan waktu itu saya tanya ke teman saya tukang servis komputer tentang ongkos servis charger berapa perkiraan. Yang paling enak sih coba saja browsing : jasa service charger laptop hehe.
Begitu juga saat kita dimintai pertolongan oleh teman kita. Pengalaman yang saya alami waktu itu teman saya pengen beli handphone bersistem android, meskipun ia nggak ngomong langsung ke saya namun saya sudah mengerti maksud ia dari lagaknya berbicara. Kemudian saya menawarkan diri untuk mencarikan handphone yang sesuai dengan budget yang ia miliki. Saat itu budget yang ia miliki Rp. 250.000 dan mintanya merk Samsung, memang sedikit banget sih. Mungkin ia iri dengan saya karena sebelumnya saya juga dapet handphone android bermerk Samsung dan pastinya murah banget cuma Rp. 150.000 hehe.meskipun cuma handphone batangan sih.
Saya dapat handphone sendiri dari lapak – lapak jual beli yang biasanya ada di grup facebook. Kemudian saya juga mencarikan teman saya handphone di grup jual beli facebook juga. Kebetulan waktu itu ada yang cocok kayaknya, langsung deh saya hubungi itu penjualnya. Dapetnya Samsung Galaxy Young Duos dengan kelengkapan handphone dan charger saja buka harga Rp. 250.000. kemudian saya nego dan deal di harga Rp. 225.000. Sebetulnya Rp. 200.000 pun bisa deal tapi saya harus ambil sendiri ke rumahnya yang kebetulan dia rumahnya jauh dari tempat saya. Akhirnya dia saya minta untuk mengantarkan saja barangnya ke tempat saya dan pastinya dengan harga Rp. 225.000 itu tadi. Baca juga: Lagu lullaby dari Dream Theater
Dan akhirnya kita sepakat untuk COD atau Cash On Delivery di sebuah taman dekat daerah saya. Kebetulan waktu itu saya juga hendak ke taman mengantarkan istri saya meeting. Seletah ketemu, barang lumayan bagus, handphone dan chargernya juga masih segel akhirnya deal deh hehe.
Keesokan harinya saya memberikan handphone tersebut ke teman saya dan syukur lah temen saya juga suka. Nah disinilah teorinya bro, jadi awalnya kan dia kasih duit Rp. 250.000, kemudian dapet handphone dengan harga Rp. 225.000, dan sisanya Rp. 25.000 (Meskipun sebenarnya nggak mengharap imbalan sih, cuma uji teori saja kok hehe). Jadi jangan kita memberikan sisa duitnya nominal Rp. 20.000 + Rp. 5000. Berilah ia duit pecahan seperti Rp. 10.000 + Rp. 10.000 + Rp. 5000. Dengan begitu pasti ia bakal ngasih sebagian duit kembalian itu ke kita, dan saya waktu itu dapet Rp. 15.000 hehe.
Mungkin itu cara memberikan imbalan yang layak kepada orang dekat yang dapat saya share kali ini. Silahkan dicoba hehe.

9 komentar

Ohhh jadi begitu caranya memberi Imbalan....
Thanks ya Om

wah lengkap banget penjelasan cara memberikan imbalannya :bd

Komplit banget jelasinnya, mantap

Begitu yah gan cara memberikan imbalannya, keren banget gan

Oalah gini caranya,ijin simpen di otak haha

lengkap banget gan caranya. nice dah pokoknya

Biasanya sih ane ngasih ngasih aja tanpa uang Pecahan wkwk


EmoticonEmoticon